Pelayanan Humanis adalah bentuk pelayanan yang mengutamakan empati, rasa hormat dan ketulusan. Pendekatan ini melampaui sekedar penyelesaian prosedur administratif atau transaksi mekanis. Pelayanan ini melihat setiap pengguna layanan sebagai individu yang utuh memiliki perasaan dan martabat. Mengingat sebagian besar perkara di pengadilan melibatkan konflik emosional yang tinggi seperti. – Perceraian – Hak asuh anak – Sengketa waris Maka pendekatan yang humaris sangat krusial untuk menurunkan dan memberikan rasa aman

Baca Juga : Mekanisme Yuridis Eksekusi Putusan Pengadilan Agama yang Tidak Dipatuhi

Pelaksaan Nilai Humaris dalam Pelayanan:

Pelayanan Terpadu satu pintu yang ramah dan responsif Petugas memiliki rasa empati Petugas ini tidak hanya menguasai prosedur tetapi juga di latih memiliki kecerdasan emosional. Mereka menyambut masyarakat dengan 5s. Serta mendengarkan keluhan setiap warga tanpa menghakimi Bahasa yang mudah dipahami Petugas akan menjelaskan semua prosedur dengan bahasa yang jelas dan mudah di mengerti. Mengurangi penggunaan istilat hukum (legal jargon) yang rumit saat menjelaskan prosedur kepada masyarakat awam agar mereka tidak merasa terintimidasi Transparansi Biaya Informasi mengenai panjar biaya perkara disampaikan secara jelas dan terbuka dari awal untuk menghindari kecemasan akan adanya pungutan liar

Penyediaan Fasilitas yang Inklusif dan Ramah Rentan

Aksesbilitas Disabilitas Menyediakan loket prioritas bagi penyandang disabilitas serta perlengkapan yang dibutuhkan seperti ( guiding block, kursi roda, jalan landai dan toilet khusus) Fasilitas ramah anak dan perempuan Memiliki ruang bermain anak dan ruang laktasi yang digunakan untuk anak ank yang terpaksa datang ke pengadilan tidak memiliki rasa trauma psikologis akibat suasana persidangan Ruang tunggu nyaman Memiliki ruang tunggu agar peredaran darah lancar untuk mengurangi stress berlebihan dan ketegangan emosional para pihak yang sedang bersengketa Mediasi Hakim mediasi bukan hanya formalitas hukum. Tetapi juga, ini mengutamakan pendekatan persuasif dan kekeluargaan Fokus pada solusi Mediator berusaha memahami akar masalah psikologis dan sosial dari berbagai pihak untuk mencari jalan keluar yang menjaga hubungan baik antar keluarga terutama demi anak dan bukan mencari siapa yang salah dan benar Perlindungan Hak Anak dan Perempuan Asas terbain untuk anak Dalam perkara hak asuh dan nafkah anak pengadilan menempatkan kepentingan terbaik anak di atas kepentingan ego orang tua Jaminan hak pasca perceraian Memastikan hak – hak mantan istri seperti (nafkah iddah dan mut’ah) serta nafkah anak yang terakomodasi dengan baik melalui sistem yang terintegrasi.

Keadilan Dapat Diakses Semua Masyarakat

Pos Bantuan Hukum (Posbakum) Menyediakan layanan konsultasi dan pembuatan dokumen hukum yang gratis bagi masyarakat yang kurang mampu dengan baik melalui terintegrasi Perkara Prodeo Fasilitas pembebasan biaya perkara bagi warga yang secara efisinsi secara finansial tidak mampu bagi masyarakat dikarenakan faktor ekonomi bukan menjadi penghalang untuk mendapatkan keadilan Menjemput bola dengan menggelar sidang di daerah terpencil demi membantu masyarakat yang terkendala biaya dan waktu untuk datang ke kantor pengadilan Penerapan pelayanan humanis dipengadilan agama mengubah citra pengadilan dari lembaga yang menakutkan dan kaku menjadi institusi yang mengayomi dan solutif. Dengan menyentuh kemanusiaan. Pengadilan Agama tidak hanya memutus sebuah perkara diatas. Tetapi juga membantu memulihkan keretakan sosial dan psikologis masyarakat yang datang mencari keadilan Pengadilan Agama terus berkomitmen menghadirkan pelayanan peradilan yang profesional dan transparan. Serta memberikan perlakuan yang adil kepada seluruh masyarakat tanpa membedakan latar belakang apa pun. Melalui penerapan nilai utama pelayanan humanis yang menghadirkan pelaynan peradilan yang profesional. Memberikan perlakuan yang adil kepada seluruh masyarakat tanpa membedakan latar belakang. Nilai pelayanan humanis bukan sekedar slogan, melainkan prinsip yang agung,terintegritas dan terpercaya dengan perlakuan yang sama dhadapan hukum. Setiap pelayanan dan proses nailai pelayanan humanis merupakan fondasi utama. Mewujudkan menciptakan hubungan yang lebih harmonis antara penyedia dan penerima layanan. Memastikan bahwa setiap interaksi atau proses memberikan layanan yang disesuaikan dengan kebutuhan unik. Setiap individu dan tetap menghargai hak dan martabat setiap individu yang terlibat. Mari bersama – sama mengenal dan memahami nilai pelayanan humanis yang berkualitas. Lahir dari aparatur yang menjujung tinggi integritas setiap pengabdiannya