{"id":197,"date":"2026-10-26T06:35:15","date_gmt":"2026-10-26T06:35:15","guid":{"rendered":"https:\/\/pablitar.net\/?p=197"},"modified":"2026-10-26T08:22:46","modified_gmt":"2026-10-26T08:22:46","slug":"mekanisme-yuridis-eksekusi-putusan-pengadilan-agama","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/pablitar.net\/mekanisme-yuridis-eksekusi-putusan-pengadilan-agama\/","title":{"rendered":"Mekanisme Yuridis Eksekusi Putusan Pengadilan Agama yang Tidak Dipatuhi"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone size-medium wp-image-201\" src=\"https:\/\/pablitar.net\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/images-6-300x168.jpg\" alt=\"\" width=\"300\" height=\"168\" srcset=\"https:\/\/pablitar.net\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/images-6-300x168.jpg 300w, https:\/\/pablitar.net\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/images-6.jpg 640w\" sizes=\"auto, (max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><\/p>\n&nbsp;\n<p style=\"text-align: justify;\">proses pengadilan dirancang sebagai arena penyelesaian sangketa yang beruju pada putusan yang besifat final dan mengikat.\n\nPutusan yang telah berkekuatan hukum tetap (inkracht van gewijsde) yakni putusan yang tidak lagi dapat diubah.\nMenjadi titik akhir perselisihan hukum sekaligus instrumen realisasi hak bagi pihak yang memenangkan pemutusan hasil akhir.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><!-- \/wp:post-content -->\n\n<!-- wp:paragraph --><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Namun dalam praktik pengadilan agama perdata di indonesia, tidak jarang ditemukan situasi dimana pihak yang dikalahkan menolak melaksanakan isi putusan secara sukarela. Kondisi demikian tidak hanya merugikan pihak institusi peradilan sebagai penjamin keadilan.\n\n<\/p>\n\n<h3>Pelajari Lebih Lanjut : <a href=\"https:\/\/pablitar.net\/efektivitas-mediasi-di-pengadilan-agama-dalam-penyelesaian\/\">Efektivitas Mediasi di Pengadilan Agama dalam Penyelesaian<\/a><\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><!-- \/wp:paragraph -->\n\n<!-- wp:heading {\"level\":1} --><\/p>\n\n<h1 class=\"wp-block-heading\" style=\"text-align: justify;\">Data Laporan Tahunan Mahkamah Agung Republik Indonesia<\/h1>\n<p style=\"text-align: justify;\"><!-- \/wp:heading -->\n\n<!-- wp:paragraph --><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Tahun 2025 memperkuat gambaran tersebut. Mendapatkan permohonan dieksekusi sebanyak 3.563 perkara, sementara jumlah yang berhasil dieksekusi 3.431 perkara<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><!-- \/wp:paragraph -->\n\n<!-- wp:paragraph --><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Angka ini Mengungkapkan dua realitas sekaligus:\nPertama, ribuan pemenang perkara setiap tahunnya terpaksa menempuh jalur eksekusi paksa karena pihak yang dikalahkan menolah memenuhi putusan secara sukarela.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><!-- \/wp:paragraph -->\n\n<!-- wp:paragraph --><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Kedua, dari seluruh permohonan eksekusi yang diajukan masih terdapat 132 perkara yang belum dapat diselesaikan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><!-- \/wp:paragraph -->\n\n<!-- wp:paragraph --><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Menandakan bahwa mekanisme paksa yang tersedia pun tidak enantiasa mampu memulihkan hak pemenang perkara secara nyata.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><!-- \/wp:paragraph -->\n\n<!-- wp:paragraph --><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dalam konteks hukum indonesia, kerangka normatif <a href=\"https:\/\/pablitar.net\/mekanisme-yuridis-eksekusi-putusan-pengadilan-agama\/\">eksekusi putusan<\/a> perdata terutama diatur dalam pasal 195-224 HIR untuk wilayah jawa.\nSerta pasal 206-258 RBg utuk diluar jawa. Undang &#8211; Undang No.48 Tahun 2009 tentang kekuasaan kehakiman memberikan landasan konstitusional bagi pelakasanaan putusan pengadilan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><!-- \/wp:paragraph -->\n\n<!-- wp:paragraph --><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Khusus untuk Peradilan Agama, Pasal 54 UU No. 7 Tahun 1989 jo. UU No. 3 Tahun 2006 jo. UU No. 50 Tahun 2009 mengadopsi hukum secara perdata.\nPada pengadilan dalam lingkungan peradilan Umum secara mutatis sehingga mekanisme eksekusi HIR\/RBg berlaku.\nDalam perkara hukum ekonomi syariah yang menjadi kompetensi absolut Pengadilan Agama<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><!-- \/wp:paragraph -->\n\n<!-- wp:paragraph --><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Pengadilan agama menggunakan metode peneitian hukum normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan konseptual bertujuan:\n\n&#8211; Mengidentifikasi mekanisme yuridis dalam ketidakpatuhan atas putusan hukum.\n&#8211; Menganalisis efektivitas mekanisme &#8211; mekanisme melalui kerangka trias radbruch.\n&#8211; Mengidentifikasi celah normatif yang memerlukan pembaruan legislasi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><!-- \/wp:paragraph -->\n\n<!-- wp:heading --><\/p>\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\" style=\"text-align: justify;\">Putusan Berkekuatan Hukum Tetap dan Kewajiban Pelaksanaannya<\/h2>\n<p style=\"text-align: justify;\"><!-- \/wp:heading -->\n\n<!-- wp:paragraph --><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Bertolak dari kerangka teori diatas, perlu dipahami terlebih dahulu konsruksi yuridis putusan berkekuatan hukum tetap sebagai objek analisis.\nPutusan berkekuatan hukum tetap menyandang tiga kekuatan yuridis yang berkaitan dengan trias radbruc:\n\n&#8211; Kekuatan mengingkat yang mengakhiri sangketa secara final dan melarang penggugatan ulang atas objek yang sama.\n&#8211; Kekuatan bukti yang menjadikannya bukti autentik tentang apa yang telah diputuskan, memperkuat kepastian hukum sekaligus menjadi fondasi keadilan\n&#8211; kekuatan eksekutorial yang memungkinkan pemaksaan pelaksaannya oleh negara untuk mewujudkan keadilan komutatif dan kemenfaatan hukum.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><!-- \/wp:paragraph -->\n\n<!-- wp:paragraph --><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Sebelum eksekusi paksa dilaksanan, hukum indonesia mewajibkan aanmaning atau teguran melalui sidang insidentil berdasarkan pasal 196 HIR.\nDengan tenggang waktu 8 hari bagi termohon untuk memenuhi putusan secara sukarela.\nPerwujudan nyata audi alteram partem dan keadilan prosedural Rawis:\nBahwa negara tidak serta merta menggunakan kekuatan paksa sebelum memberi kesempatan terakhir kepada pihak yang dikalahkan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><!-- \/wp:paragraph -->\n\n<!-- wp:heading {\"level\":3} --><\/p>\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\" style=\"text-align: justify;\">Upaya Hukum Eksekusi terhadap Ketidakpatuhan<\/h3>\n<p style=\"text-align: justify;\"><!-- \/wp:heading -->\n\n<!-- wp:paragraph --><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">\nHukum indonesia menyediakan lime mekanisme yuridis yang dapat di temput apabila pihak yang dikalahkan tetap tidak melaksanankan aanmaning sehingga tidak ada putusan yang tidak dapat di laksanakan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><!-- \/wp:paragraph -->\n\n<!-- wp:paragraph --><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Eksekusi Riil\nPelaksanan putusan yang berhubungan dengan pengasaan benda, baik bergerak maupun tidak bergerak, diatur dalam pasal 1003 Rv jo. Pasal 200 ayat (1) HIR.\nMekanisme ini mencakup tindakan pengosongan dan pembongkaran bagunan yang dilaksanankan juru siita dengan dukungan aparat kepolisian atas perintah ketua pengadilan.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><!-- \/wp:paragraph -->\n\n<!-- wp:paragraph --><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Eksekusi Pembayaran Sejumlah\nApabila isi putusan adalah kewajiban membayar sejumlah uang, Pengadilan melakukan penyitan eksekusi ( excutoriale beslag ) terhadap harta kekayaan termohhon yang kemudian dilelang berdasarkan pasal 19 HIR jo. Pasal 200 HIR .\nPenyitaan berlaku terhadap harta bergerak terlebih dahulu, apabila tidak mencakupi maka dilanjutkan harta tidak bergerak.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><!-- \/wp:paragraph -->\n\n<!-- wp:paragraph --><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Uang Paksa\nSejumlah uang paksa yang dikenankan kepada pihak yang tidak melaksanakan putusan bukan berupa pembayaran uang.\nDasar hukumnya merupakan Pasal 606a-606b Rv jo. 225 HIR dan keabsahannya telah diaku Mahkama Agung melalui preventif sekaligus instrumen kompensasi.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><!-- \/wp:paragraph -->\n\n<!-- wp:paragraph --><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Paksa Badan\nMerupakan tindakan pengekangan kebebasan sementara terhadap debitur yang mempu secara ekonomi namun tidak beriktikad baik memenuhi kewajibannya berdasarkan putusan.\nPERMA No. 1 Tahun 2000 tentang Lembaga Paksa Badan mengatur syaray kumulatif secara ketat.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\"><!-- \/wp:paragraph -->\n\n<!-- wp:paragraph --><\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Contempt of Court\nSetiap perbuatan yang merendahkan wibwa dan otoritas pengadilan, termasuk penolakan terang &#8211; terangan terhadap pelaksanaan putusan berkekuatan hukum tetap.\nMemiliki kerangka hukum komprehensif dengan saksi denda hingga penjara yang nyata.\nTidak ada kepastia hukum jika konsekuensi ketidakpatuhan tidak diatur dan tidak ada kemanfaatan jika sistem eksekusi tidak memiliki daya paksa yang meyakinkan.<\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>&nbsp; proses pengadilan dirancang sebagai arena penyelesaian sangketa yang beruju pada putusan yang besifat final dan mengikat. Putusan yang telah berkekuatan hukum tetap (inkracht van gewijsde) yakni putusan yang tidak lagi dapat diubah. Menjadi titik akhir perselisihan hukum sekaligus instrumen realisasi hak bagi pihak yang memenangkan pemutusan hasil akhir. Namun dalam praktik pengadilan agama perdata [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":["post-197","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-uncategorized"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v28.7 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Mekanisme Yuridis Eksekusi Putusan Pengadilan Agama<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"mekanisme yuridis eksekusi putusan Pengadilan Agama yang tidak dipatuhi, meliputi eksekusi riil, pembayaran uang, uang paksa, paksa badan\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/pablitar.net\/mekanisme-yuridis-eksekusi-putusan-pengadilan-agama\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Mekanisme Yuridis Eksekusi Putusan Pengadilan Agama\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"mekanisme yuridis eksekusi putusan Pengadilan Agama yang tidak dipatuhi, meliputi eksekusi riil, pembayaran uang, uang paksa, paksa badan\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/pablitar.net\/mekanisme-yuridis-eksekusi-putusan-pengadilan-agama\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Cara Mendaftar dan Panduan Lengkap Perkara di Pengadilan\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-10-26T06:35:15+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-10-26T08:22:46+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/pablitar.net\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/images-6.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"640\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"359\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"admin\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"admin\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/pablitar.net\\\/mekanisme-yuridis-eksekusi-putusan-pengadilan-agama\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/pablitar.net\\\/mekanisme-yuridis-eksekusi-putusan-pengadilan-agama\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"admin\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/pablitar.net\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/551aa81b646d72ac0d2b8ee82af34a19\"},\"headline\":\"Mekanisme Yuridis Eksekusi Putusan Pengadilan Agama yang Tidak Dipatuhi\",\"datePublished\":\"2026-10-26T06:35:15+00:00\",\"dateModified\":\"2026-10-26T08:22:46+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/pablitar.net\\\/mekanisme-yuridis-eksekusi-putusan-pengadilan-agama\\\/\"},\"wordCount\":689,\"commentCount\":0,\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/pablitar.net\\\/mekanisme-yuridis-eksekusi-putusan-pengadilan-agama\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/pablitar.net\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/10\\\/images-6-300x168.jpg\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/pablitar.net\\\/mekanisme-yuridis-eksekusi-putusan-pengadilan-agama\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/pablitar.net\\\/mekanisme-yuridis-eksekusi-putusan-pengadilan-agama\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/pablitar.net\\\/mekanisme-yuridis-eksekusi-putusan-pengadilan-agama\\\/\",\"name\":\"Mekanisme Yuridis Eksekusi Putusan Pengadilan Agama\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/pablitar.net\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/pablitar.net\\\/mekanisme-yuridis-eksekusi-putusan-pengadilan-agama\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/pablitar.net\\\/mekanisme-yuridis-eksekusi-putusan-pengadilan-agama\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/pablitar.net\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/10\\\/images-6-300x168.jpg\",\"datePublished\":\"2026-10-26T06:35:15+00:00\",\"dateModified\":\"2026-10-26T08:22:46+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/pablitar.net\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/551aa81b646d72ac0d2b8ee82af34a19\"},\"description\":\"mekanisme yuridis eksekusi putusan Pengadilan Agama yang tidak dipatuhi, meliputi eksekusi riil, pembayaran uang, uang paksa, paksa badan\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/pablitar.net\\\/mekanisme-yuridis-eksekusi-putusan-pengadilan-agama\\\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/pablitar.net\\\/mekanisme-yuridis-eksekusi-putusan-pengadilan-agama\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/pablitar.net\\\/mekanisme-yuridis-eksekusi-putusan-pengadilan-agama\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/pablitar.net\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/10\\\/images-6.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/pablitar.net\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2026\\\/10\\\/images-6.jpg\",\"width\":640,\"height\":359},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/pablitar.net\\\/mekanisme-yuridis-eksekusi-putusan-pengadilan-agama\\\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\\\/\\\/pablitar.net\\\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Mekanisme Yuridis Eksekusi Putusan Pengadilan Agama yang Tidak Dipatuhi\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/pablitar.net\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/pablitar.net\\\/\",\"name\":\"Cara Mendaftar dan Panduan Lengkap Perkara di Pengadilan\",\"description\":\"\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/pablitar.net\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/pablitar.net\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/551aa81b646d72ac0d2b8ee82af34a19\",\"name\":\"admin\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/a56cfeeaa97740a7e39b3af01460b0373016931dfc3fbfbde78d51bc2e00be63?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/a56cfeeaa97740a7e39b3af01460b0373016931dfc3fbfbde78d51bc2e00be63?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/a56cfeeaa97740a7e39b3af01460b0373016931dfc3fbfbde78d51bc2e00be63?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"admin\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/pablitar.net\"],\"url\":\"https:\\\/\\\/pablitar.net\\\/author\\\/admin_0tp4xg8n\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Mekanisme Yuridis Eksekusi Putusan Pengadilan Agama","description":"mekanisme yuridis eksekusi putusan Pengadilan Agama yang tidak dipatuhi, meliputi eksekusi riil, pembayaran uang, uang paksa, paksa badan","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/pablitar.net\/mekanisme-yuridis-eksekusi-putusan-pengadilan-agama\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Mekanisme Yuridis Eksekusi Putusan Pengadilan Agama","og_description":"mekanisme yuridis eksekusi putusan Pengadilan Agama yang tidak dipatuhi, meliputi eksekusi riil, pembayaran uang, uang paksa, paksa badan","og_url":"https:\/\/pablitar.net\/mekanisme-yuridis-eksekusi-putusan-pengadilan-agama\/","og_site_name":"Cara Mendaftar dan Panduan Lengkap Perkara di Pengadilan","article_published_time":"2026-10-26T06:35:15+00:00","article_modified_time":"2026-10-26T08:22:46+00:00","og_image":[{"width":640,"height":359,"url":"https:\/\/pablitar.net\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/images-6.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"admin","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"admin","Est. reading time":"4 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/pablitar.net\/mekanisme-yuridis-eksekusi-putusan-pengadilan-agama\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/pablitar.net\/mekanisme-yuridis-eksekusi-putusan-pengadilan-agama\/"},"author":{"name":"admin","@id":"https:\/\/pablitar.net\/#\/schema\/person\/551aa81b646d72ac0d2b8ee82af34a19"},"headline":"Mekanisme Yuridis Eksekusi Putusan Pengadilan Agama yang Tidak Dipatuhi","datePublished":"2026-10-26T06:35:15+00:00","dateModified":"2026-10-26T08:22:46+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/pablitar.net\/mekanisme-yuridis-eksekusi-putusan-pengadilan-agama\/"},"wordCount":689,"commentCount":0,"image":{"@id":"https:\/\/pablitar.net\/mekanisme-yuridis-eksekusi-putusan-pengadilan-agama\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/pablitar.net\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/images-6-300x168.jpg","inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/pablitar.net\/mekanisme-yuridis-eksekusi-putusan-pengadilan-agama\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/pablitar.net\/mekanisme-yuridis-eksekusi-putusan-pengadilan-agama\/","url":"https:\/\/pablitar.net\/mekanisme-yuridis-eksekusi-putusan-pengadilan-agama\/","name":"Mekanisme Yuridis Eksekusi Putusan Pengadilan Agama","isPartOf":{"@id":"https:\/\/pablitar.net\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/pablitar.net\/mekanisme-yuridis-eksekusi-putusan-pengadilan-agama\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/pablitar.net\/mekanisme-yuridis-eksekusi-putusan-pengadilan-agama\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/pablitar.net\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/images-6-300x168.jpg","datePublished":"2026-10-26T06:35:15+00:00","dateModified":"2026-10-26T08:22:46+00:00","author":{"@id":"https:\/\/pablitar.net\/#\/schema\/person\/551aa81b646d72ac0d2b8ee82af34a19"},"description":"mekanisme yuridis eksekusi putusan Pengadilan Agama yang tidak dipatuhi, meliputi eksekusi riil, pembayaran uang, uang paksa, paksa badan","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/pablitar.net\/mekanisme-yuridis-eksekusi-putusan-pengadilan-agama\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/pablitar.net\/mekanisme-yuridis-eksekusi-putusan-pengadilan-agama\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/pablitar.net\/mekanisme-yuridis-eksekusi-putusan-pengadilan-agama\/#primaryimage","url":"https:\/\/pablitar.net\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/images-6.jpg","contentUrl":"https:\/\/pablitar.net\/wp-content\/uploads\/2026\/10\/images-6.jpg","width":640,"height":359},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/pablitar.net\/mekanisme-yuridis-eksekusi-putusan-pengadilan-agama\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/pablitar.net\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Mekanisme Yuridis Eksekusi Putusan Pengadilan Agama yang Tidak Dipatuhi"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/pablitar.net\/#website","url":"https:\/\/pablitar.net\/","name":"Cara Mendaftar dan Panduan Lengkap Perkara di Pengadilan","description":"","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/pablitar.net\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/pablitar.net\/#\/schema\/person\/551aa81b646d72ac0d2b8ee82af34a19","name":"admin","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/a56cfeeaa97740a7e39b3af01460b0373016931dfc3fbfbde78d51bc2e00be63?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/a56cfeeaa97740a7e39b3af01460b0373016931dfc3fbfbde78d51bc2e00be63?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/a56cfeeaa97740a7e39b3af01460b0373016931dfc3fbfbde78d51bc2e00be63?s=96&d=mm&r=g","caption":"admin"},"sameAs":["https:\/\/pablitar.net"],"url":"https:\/\/pablitar.net\/author\/admin_0tp4xg8n\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/pablitar.net\/api\/wp\/v2\/posts\/197","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/pablitar.net\/api\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/pablitar.net\/api\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pablitar.net\/api\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/pablitar.net\/api\/wp\/v2\/comments?post=197"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/pablitar.net\/api\/wp\/v2\/posts\/197\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":210,"href":"https:\/\/pablitar.net\/api\/wp\/v2\/posts\/197\/revisions\/210"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/pablitar.net\/api\/wp\/v2\/media?parent=197"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/pablitar.net\/api\/wp\/v2\/categories?post=197"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/pablitar.net\/api\/wp\/v2\/tags?post=197"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}